Selasa, 20 Desember 2011

5 Kebudayaan Indonesia yang ‘Mulai’ Hilang

1. Cium Tangan Pada Orang Tua

Biasanya sih dibilang “salim“, bila di semasa saya hal ini merupakan kewajiban anak kepada orang tua disaat ingin pergi ke sekolah atau berpamitan ke tempat lain. Sebenarnya hal ini penting loh, selain menanamkan rasa cinta kita sama ortu, cium tangan itu sebagai tanda hormat dan terima kasih kita sama mereka, sudahkah kalian mencium tangan orang tua hari ini?


2. Penggunaan tangan kanan

Bila di luar negeri sih, saya rasa gak masalah dengan penggunaan tangan baik kanan ataupun kiri, tapi hal ini bukanlah budaya kita. Budaya kita mengajarkan untuk berjabat tangan, memberikan barang, ataupun makan menggunakan tangan kanan. (kecuali memang di anugerahi kebiasaan kidal sejak lahir).


3. Senyum dan Sapa

Ini sih Indonesia banget! Dulu citra bangsa kita identik dengan ramah tamah dan murah senyum. So, jangan sampai hilang, ya! Ga ada ruginya juga kita ngelakuin hal ini, toh juga bermanfaat bagi kita sendiri. Karena senyum itu ibadah dan sapa itu menambah keakraban dengan sekitar kita.


4. Musyawarah

Satu lagi budaya yang udah jarang ditemuin khususnya di kota-kota besar semisal Jakarta. Kebanyakan penduduk di kota besar hanya mementingkan egonya masing-masing, pamer inilah itulah, mau jadi pemimpin kelompok ini itu dan bahkan suka main hakim sendiri. Tapi coba kita melihat desa-desa yang masih menggunakan budaya ini mereka hidup tentram dan saling percaya, ga ada yang namanya saling sikut dan menjatuhkan, semua perbedaan di usahakan secara musyawarah dan mufakat. Jadi sebaiknya Anda yang ‘masih’ merasa muda harus melestarikan budaya ini demi keberlangsungan negara Indonesia yang tentram dan cinta damai.

Dan budaya yang terakhir,..

5. Gotong Royong


Itu bukan urusan gue!“, “emang gue pikiran“, Whats up bro? Ada apa dengan kalian? Hayoolah kita sebagai generasi muda mulai menimbulkan lagi rasa simpati dengan membantu seksama, karena dengan kebiasaann seperti inilah bangsa kita bisa merdeka saat masa penjajahan, ga ada tuh perasaan curiga, dan dulu persatuan kita kuat.

Kenapa Jatuh Cinta Bikin Orang Tidak Nafsu Makan?

Saat jatuh cinta maka berbagai perasaan bercampur jadi satu sehingga dikenal dengan istilah berjuta rasanya. Salah satu hal yang dirasakan orang saat jatuh cinta adalah tidak nafsu makan, kenapa begitu?

Ketika sedang merasakan jatuh cita, seseorang akan mengalami perubahan kondisi hormonal yang membuat suasana hatinya bergejolak tidak karuan. Tidak hanya dari fluktuasi suasana hati, perubahan hormonal ini juga bisa diamati dari kondisi fisik.


http://www.lienaaifen.com/uploads/2011/08/tidak-nafsu-makan-ini-penyebabnya.jpg

Para ilmuwan mengungkapkan bahwa pusat kesenangan di otak akan menyala ketika seseorang sedang jatuh cinta sehingga membuat orang seperti mabuk kepayang dan memiliki kegembiraan.

Ahli saraf menjelaskan orang yang tengah dimabuk asmara ini akan mengaktifkan bagian otak yang memicu terjadinya pelepasan hormon dopamin, feromon, norepinefrin atau adrenalin dan juga serotonin.

Zat kimia yang dilepaskan oleh tubuh akan akan membuat seseorang merasa sangat gembira, denyut jantung meningkat, sulit tidur dan yang pasti tidak nafsu makan, seperti dikutip dari MedIndia.

Selain itu ketika sedang jatuh cinta maka seseorang akan memikirkan orang lain yang dicintainya sehingga membuat seseorang terasa sulit menelan makanan yang membuatnya jadi tidak nafsu makan.

Meski begitu orang yang jatuh cinta tidak kekurangan energi meski ia tidak nafsu makan karena tubuh berada dalam taraf energi yang tinggi akibat pelepasan dopamin dan zat kimia lain. Tingkat energi yang tinggi ini juga membuat orang jadi sulit tidur dan selalu memikirkan orang yang dicintainya.

Reaksi-reaksi yang terjadi di tubuh ketika sedang jatuh cinta ini bisa mempengaruhi suasana hati menjadi lebih baik, membuat tubuh lebih waspada serta memudahkan terjalinnya kedekatan emosi dengan orang lain.

Sementara itu efek lain yang muncul di tubuh ketika seseorang sedang jatuh cinta adalah adanya perasaan tergila-gila, mabuk kepayang, kreatif dan gembira yang memberi efek positif.

Tapi efek positif ini akan menjadi tidak sehat dan berbahaya ketika jatuh cinta berubah menjadi obsesi atau sangat ketergantungan dengan perasaan sehingga timbul rasa tidak bisa hidup tanpa seseorang.

Sumber :
detikhealth.com

Senyawa Pembunuh Virus HIV Ditemukan

Zhilei Chen, asisten profesor di A&M University di Texas yang berkolaborasi dengan Scripps Research Institute, menghasilkan penelitian besar dengan menemukan senyawa PD 404,182 yang bisa membunuh virus HIV, penyebab AIDS.

Penemuannya dipublikasikan di jurnal American Society of Microbiology bulan ini. "Ini adalah senyawa kecil bersifat virusidal, artinya punya kemampuan membunuh virus, dalam hal ini adalah HIV. Pada dasarnya, virus ini bekerja dengan membuka virus," kata Chen seperti dikutip Medical Xpress.


http://assets.kompas.com/data/photo/2011/11/25/1748502620X310.jpg

"Kami menemukan ketika HIV kontak dengan senyawa ini, virus itu rusak dan kehilangan material genetik. Dalam hal ini, virus 'terlarut' dan RNA-nya (material genetik HIV) terpapar. Karena RNA tak stabil, sekali terpapar akan hilang dengan cepat dan virus tak bisa menginfeksi," tambah Chen.

Hal yang lebih mengejutkan, senyawa ini bekerja langsung menyerang bagian dalam virus, bukan protein pada bagian dinding kapsulnya. Ini kabar bagus sebab dengan demikian, virus sulit untuk berevolusi mengembangkan resistensi.

Penemuan bahwa senyawa ini bisa membunuh virus HIV sebenarnya tak sengaja. Mulanya, Chen hendak menguji keefektifan PD 404,182 untuk melawan virus Hepatitis C. Tapi setelah mencobanya pada HIV, ternyata senyawa itu bekerja lebih efektif.

Dengan penemuan ini, Chen yakin bahwa senyawa tersebut bisa dikembangkan untuk upaya preventif, misalnya dalam bentuk gel vagina yang berguna mencegah infeksi HIV lewat hubungan seksual. Chen membuktikan bahwa ketika kontak dengan cairan vagina, senyawa ini akan tetap efektif.

Karena menyerang bagian dalam kapsul virus, bukan membrannya, Chen juga yakin senyawa ini aman dipakai manusia.

Mayoritas senyawa virusidal bekerja pada membran luar kapsul virus yang karakteristiknya hampir serupa dengan membran sel manusia sehingga bisa merusak.

Sumber :
kompas.com

Mengapa Kita Butuh Mimpi Dalam Tidur?

Orang mengatakan waktu dapat menyembuhkan semua luka. Itu ternyata ada benarnya. Riset terbaru dari University of California, Berkeley, mengindikasikan bahwa lamanya waktu bermimpi ketika tidur dapat mengatasi penderitaan yang menyakitkan.

http://image.tempointeraktif.com/?id=63871&width=475

Peneliti UC Berkeley menemukan bahwa, selama fase mimpi dalam tidur, atau tidur rapid eye movement (REM), yaitu ketika bola mata bergerak cepat saat tidur, zat kimia stres dipadamkan dan otak memproses pengalaman emosional dan mengikis memori yang menyakitkan.

Temuan ini menawarkan sebuah penjelasan yang menarik soal mengapa orang yang menderita kelainan stres pasca-kejadian traumatis, seperti veteran perang, menemui kesulitan untuk pulih dari pengalaman yang membuatnya tertekan dan berulang kali dihantui mimpi buruk. Penelitian ini juga menawarkan jawaban mengapa kita bermimpi.

"Tahap mimpi tidur, berdasarkan komposisi neurokimianya yang unik, memberikan semacam terapi sepanjang malam, sejenis balsam menenangkan yang membuang semua hal yang tajam dari pengalaman emosional pada hari sebelumnya," kata Matthew Walker, dosen psikologi dan neuroscience di universitas itu yang terlibat dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology.

Bagi penderita stres pasca-peristiwa traumatis, terapi malam ini mungkin tidak bekerja secara efektif. "Sehingga ketika kilas balik, misalnya dipicu oleh ban mobil meletus, mereka mengalami kembali seluruh pengalaman mengerikan itu karena emosinya tidak disingkirkan dari memori dengan benar selama tidur," kata Walker.

Hasil studi ini menawarkan berbagai informasi tentang fungsi emosional tidur REM, yang biasanya mencakup 20 persen dari waktu tidur seorang manusia sehat.

Studi otak sebelumnya mengindikasikan bahwa pola tidur sehat itu tidak berjalan sebagaimana mestinya pada orang yang menderita kelainan seperti trauma dan depresi.

Sumber :
tempo.com

Dicemooh Kaum Pria, Wanita ini Menggapai Sukses

Mary Kay Inc. adalah perusahaan kosmetik besar di Amerika. Tahun 2010 mencapai total penjualan 2,5 Milyar US Dollar seluas dunia. Perusahaan ini juga memperoleh reputasi penuh pujian karena menjadi salah satu pelopor “tidak melakukan uji laboratorium pada hewan (animal testing)” sejak tahun 1989.

Namun, berapa banyak orang tahu kesuksesan tersebut berawal dari kisah Mary Kay Ash (12 Mei 1918 – 22 November 2001) yang bangkit setelah “terjegal” dominasi kaum pria? Ya, seperti mengutip slogan Kartini, “Habis gelap terbitlah terang,” demikian pula Mary Kay berhasil keluar dari kebuntuan karirnya.
Foto: truactionflix.com

Sebenarnya, Mary Kay Ash lumayan sukses di awal karirnya sebagai marketing  di beberapa perusahaan dari tahun 1930 sampai awal 1960-an. Dia berhasil menaiki tangga perusahaan untuk menjadi satu-satunya wanita di dewan direksi Perusahaan World Gift Company – cukup jarang kaum wanita bisa berkarir di era 50-an.

Sayangnya, dia tidak dianggap serius oleh rekan-rekan laki-lakinya. Dalam rapat dewan, pendapat dan sarannya selalu diabaikan, bahkan ditertawakan. Anggota dewan laki-laki selalu mengejeknya dengan sindirian, "berpikir seperti seorang wanita."

Karena gaya penjualan Mary Kay hampir seluruhnya bergaya perempuan, ia menjadi frustasi dan pensiun dini pada tahun 1963.

Niatnya saat keluar, ia ingin menulis sebuah buku untuk membantu perempuan dalam bisnis didominasi laki-laki.

Menemukan “Sesuatu Banget”

Suatu hari, Mary duduk di meja dapur. Ia membuat dua daftar: satu daftar adalah semua hal yang baik yang telah dilihatnya di perusahaan tempat ia bekerja, dan daftar lainnya adalah semua hal yang dia pikir dapat ditingkatkan.

Ketika dia membaca kembali daftar, ia menyadari bahwa apa yang dia di depannya adalah rencana pemasaran untuk perusahaan idealnya. Hanya dalam empat minggu, daftarnya telah menjadi rencana bisnis besar. Pensiun berakhir...
 
Foto: hwbc.org
Ironisnya, Baik akuntan dan pengacaranya melakukan berbagai upaya untuk mencegahnya membangun usaha baru, dan memperingatkan bahwa ia akan membuang uang pada usaha ini.

Tapi Mary Kay sudah cukup mendengar semua kaum pria mengatakan hal yang sama selama ia bekerja sebelumnya.

Ia tak pedulikan lagi “larangan-larangan” tersebut. Mungkin, hanya suaminya yang sangat mendukung. Dengan bantuannya, Mary Kay mulai mengembangkan produk kosmetik.

Ia pun segera merancang segalanya. Mulai menulis materi promosi, logo, desain kemasan, hingga merekrut tenaga penjualan perempuannya.

Namun, hatinya kembali galau ketika suaminya meninggal karena serangan jantung. Wanita lain mungkin akan menjatuhkan rencananya, atau setidaknya menunda usaha yang baru dibangun.

Tapi Mary meminta bantuan anaknya, Richard Rogers untuk meluncurkan bisnis baru tersebut dengan segera.

September 1963, dimulai dengan sebuah toko di Dallas dan investasi sebesar  5.000 US Dollar, Mary Kay Cosmetics memperoleh hampir 200.000 US Dollar dalam tahun pertama - empat kali lipat jumlah itu pada tahun kedua. Ketika Mary Kay mengambil perusahaan publik di tahun 1968, penjualan telah naik menjadi lebih dari 10 juta US Dollar.


Motonya: Keseimbangan

Apakah moto perusahaan Mary Kay? "Pertama Tuhan, kedua keluarga, ketiga karir." Walah, menggunakan semangat ini dalam bisnis benar-benar tak masuk akal. Mengapa tidak “uang adalah segalanya?”

Tapi ia memahami kebutuhan perempuan untuk memiliki keseimbangan dalam hidup mereka, dan ia berkomitmen untuk menyediakan kesempatan tak terbatas bagi keberhasilan perempuan yang seutuhnya.

Mary Kay akhirnya juga berhasil menulis tiga buku, yang semuanya menjadi best-seller. Model bisnisnya diajarkan di Harvard Business School. Dia menerima banyak penghargaan, termasuk Horatio Alger Award. Majalah Fortune menyebutkan: Mary Kay Cosmetics sebagai salah satu dari Sepuluh Perusahaan Terbaik untuk Wanita, serta sebagai salah satu dari 100 Perusahaan Terbaik untuk Bekerja di Amerika.

Pada saat kematiannya pada tahun 2001, Mary Kay Cosmetics memiliki 800.000 konsultan kecantikan independen di 37 negara, dengan total penjualan tahunan lebih dari dua miliar dolar. So, jangan pernah meremehkan kekuatan seorang wanita!
Note: Menyambut Hari Ibu 22 Desember: Thanks to Mom all over the world.

Sumber: Buku "The Best Way Out is Always Through." – The Mary Kay Ash Story

 
Powered by Blogger